1. Mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya dan memberi penerangan di dalamnya, mengangkat derajatnya bersama orang-orang yang mendapat petunjuk, menerima segala amal ibadahnya, menjauhkannya dari siksa kubur dan api neraka, dan memasukkannya ke dalam surga.
Setiap do’a kaum muslimin bagi setiap muslim akan bermanfaat bagi si mayit. Firman Allah Ta’ala :
“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang“.” (QS. Al Hasyr: 10)
Ayat ini menunjukkan bahwa di antara bentuk kemanfaatan yang dapat diberikan oleh orang yang masih hidup kepada orang yang sudah meninggal dunia adalah do’a karena ayat ini mencakup umum, yaitu orang yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal dunia.
Namun yang lebih utama adalah doa anak yang sholeh yang harus senantiasa mendoakan kedua orang tuanya baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.
Rasulullah Saw. bersabda: “Apabila seorang anak adam meninggal dunia terputuslah semua amalnya kecuali tiga hal yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
2. Keluarga yang ditinggalkan melaksanakan wasiatnya selama wasiat tersebut tidak memerintahkan kemaksiatan terhadap Allah swt dan tidak bertentangan dengan hukum syariat. Selain itu juga segera melunasi hutang dan nadzarnya.
3. Sebagai anak tetap menjalin tali silaturahim orang tua yang telah meninggal serta berbuat baik kepada teman-teman dan kerabatnya.
4. Bersedekah atas namanya
Sedekah mengatasnamakan orang yang sudah meninggal maka hal itu akan sampai kepadanya.
Dari ‘Aisyah bahwa ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam: “Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bersedekah. Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bersedekah untuknya (atas namanya)?”. Beliau menjawab: “Ya, benar”. (HR. Bukhori dan Muslim)
Sahabat Ibnu Abbas ra meriwayatkan bahwa seseorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad Saw. Dia berkata; “Ibu saya meninggal, Apakah ada manfaatnya apabila saya bersedekah untuk ibu saya?” Rasulullah menjawab, “Ya berguna bagi ibumu.” Orang itu berkata lagi, “Saya mempunyai sebuah kebun dan engkau Rasulullah aku jadikan saksi, bahwa aku telah menyedekahkan kebun itu untuk ibu saya.” (HR Bukhari, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i)
5. Segala amalan sholih yang dilakukan oleh anak yang sholih akan bermanfaat bagi orang tuanya yang sudah meninggal dunia
Allah Ta’ala berfirman,
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” (QS. An Najm: 39). Di antara yang diusahakan oleh manusia adalah anak yang sholih.
sumber : Amalan yang Bermanfaat Bagi Mayit,