CPNS Mengundurkan Diri Tahun Ini

Senang rasanya kalau ada peserta yang lulus tes CPNS mengundurkan diri. Artinya saya punya tugas untuk mengabarkan berita gembira kepada peserta tes yang menduduki urutan di bawahnya 🙂  Sesuai peraturan yang berlaku bahwa peserta lulus yang mengundurkan diri akan digantikan peserta yang menduduki rangking di bawahnya. Dengan catatan yang nilainya memenuhi passing grade.

Tapi sayang… tahun ini berita gembira itu tidak bisa saya berikan kepada siapapun. Kecewa juga rasanya. 2 formasi kosong karena ada peserta yang mengundurkan diri. Tak ada penggantinya.

Orang pertama.
Formasi pengawas tenaga kerja. Mengundurkan diri karena diterima di Pertamina.

Orang kedua.
Peserta formasi pengawas tenaga kerja hanya 3 orang yang memenuhi passing grade. Dibutuhkan 2 orang. Karena yang satu tadi mengundurkan diri maka tinggal 1 orang harapan kami. Dengan rasa gembira saya hubungi orang tersebut. Ternyata orang itu sedang bekerja di Kalimantan. Tak ada ekspresi bahagia dari balasan sms nya. Hanya mengabarkan akan dipertimbangkan dengan keluarga dulu.
Orang ini sudah bekerja 7 tahun di Kalimantan, pegawai tetap di perusahaan swasta batubara. Istrinya tinggal di Demak. Dia bilang sebenarnya pilih CPNS nya karena bisa dekat dengan anak istri.
Setelah memantapkan hatinya akhirnya orang ini ikut pemberkasan penetapan NIP. Dia pun tetap hadir di acara penyerahan SK CPNS. Dia pun tetap menghadap ke Kepala Dinas Tenaga Kerja, unit kerja penempatannya. Tapi… dia minta waktu 1 bulan lagi untuk menyelesaikan pekerjaannya di Kalimantan baru bisa mulai bekerja sebagai CPNS. Kepala Dinas sepertinya tidak mau kompromi. Akhirnya orang ini mnegundurkan diri….
Sesuai peraturan yang berlaku… kalau ada yang mengundurkan diri tetapi sudah menerima SK CPNS/ sudah dapat NIP dan sudah diangkat CPNS maka…diberhentikan dengan hormat dengan SK Pemberhentian dan tidak bisa diganti peserta rangking di bawahnya. Kebetulan memang sudah tidak ada peserta rangking di bawah orang ini yang memenuhi passing grade. Cuma kan tetep eman-eman formasinya kosong…
What if…
Seandainya Kepala Dinas itu mau kompromi memberi waktu 1 bulan kepada orang ini untuk mnyelesaikan urusannya, apakah orang ini sebulan kemudian akan kembali?
Saya takut kalau jawabannya “Iya”. Mungkin dia benar-benar menginginkan CPNS. Bisa dekat dengan keluarga bukankah itu kebahagiaan yang tak terhingga? Bukankah jauh dari keluarga itu merana?… Mungkin memang ada sesuatu hal yang harus dia selesaikan dulu berkaitan dengan pekerjaannya di Kalimantan. Saya malah berandai-andai… mungkin dia menunggu pesangon. Perusahaannya mensyaratkan dia harus sebulan lagi bekerja baru bisa dapat pesangon. Keluarganya mungkin sedang butuh uang sekali sehingga dia kejar pesangon itu. Mungkin keluarganya sedang terlilit hutang?? Kasihan juga kan…

Orang Ketiga
Formasi Analis Pembangunan. Sebelumnya tak ada tanda-tanda kalau orang ini akan mengundurkan diri. Padahal waktu acara penjelasan pemberkasan penetapan NIP, Big Bos saya sudah menegaskan berulang-ulang, “Bagi peserta lulus tes CPNS yang akan mengundurkan diri mohon segera lapor” tak ada yang lapor saat itu. Orang ini pun datang pada saat pemberkasan penetapan NIP, menyerahkan semua kelengkapan persyaratan.
Saat acara penyerahan SK CPNS orang ini tidak hadir. Kami coba hubungi tapi nomor hpnya tidak aktif. Seminggu setelah tak ada kabar, kami menyurati yang bersangkutan untuk segera mengambil SK CPNS. Ternyata orang ini sudah bekerja di BUMN.
Berdasarkan cerita dari keluarganya, pengumuman lulus BUMN itu sebelum pengumuman lulus CPNS. Tapi kok orang ini tidak segera lapor??? malah tetap ikut pemberkasan.
Orang ini sudah ikut pemberkasan. Sudah ditetapkan NIP nya. Sudah diangkat menjadi CPNS baru mengundurkan diri. Kasihan kan peserta yang rangking di bawahnya… tidak ada peluang untuk menggantikan.
What if…
Kalau orang ini mengundurkan diri sebelum diangkat CPNS, masih bisa digantikan peserta rangking di bawahnya. Saya ingin tahu siapa peserta itu… peserta yang benar-benar menginginkan jadi CPNS, yang saya tahu persis sebenarnya dia bisa sebagai penggannti, seharusnya dia bisa jadi CPNS tapi terpatahkan gara-gara orang ini. Saya runtut ke bawah…
Sebut saja namanya Agung. lulusan Teknik Sipil UGM. Saya cari tahu facebooknya. Di profilnya disebutkan “bekerja di Kementerian PU”. Oh… berarti kalau dia jadi pengganti yang lulus mungkin akan mengundurkan diri juga. Anggap saja begitu. Berarti yang seharusnya jadi CPNS peserta yang rangkingnya di bawah Agung… mungkin saja…atau mungkin peserta di bawahnya lagi… entahlah. Mungkin seseorang yang kerjanya belum mapan yang sangat menginginkan menjadi CPNS. Semoga seseorang ini mendapat ganti dari Allah sesuatu yang lebih baik. Jika memang takdirNya tidak menjadi seorang PNS, Allah pasti akan memberi riskiNya dalam bentuk lain… bisa jadi Allah menganugrahinya anak yang sholeh dan sholehah, sehat, pintar, berakhlak mulia, yang kelak di kemudian hari ditaqdirkan menjadi seorang pejabat di negeri ini 🙂 Aamiin…

Pilihan 1, Pilihan 2, Pilihan 3 dalam Seleksi CPNS

Besok pengumuman kelulusan CPNS di instansi tempatku bekerja. Jadi..kira-kira sudah 1 bulan lebih 3 minggu  para peserta tes menunggu kepastian apakah mereka lulus CPNS atau tidak. Menurutku waktunya terlalu lama, seharusnya hasil peserta yang lulus bisa segera diketahui karena sekarang menggunakan sistem CAT dimana peserta tes langsung dapat mengetahui nilainya sesaat setelah ujian pada hari itu juga. Cuma…pengumuman yang dipasang tidak memuat kolom formasi yang dilamar. Jadi tidak diketahui peserta lain yang rangkingnya di atas atau di bawahnya melamar formasi apa. Padahal untuk mengetahui lulus atau tidak, seorang peserta harus tahu siapa saja peserta yang melamar formasi yang sama dan berapa nilainya.

Sama halnya dengan para peserta, kami Tim di daerah juga tidak bisa langsung tahu siapa saja yang lulus. Setelah ujian itu kami hanya menerima print out pengumuman rangking per sesi, tanpa kolom formasi yang dilamar. Setahuku, softcopy daftar nilai disimpan oleh Tim dari BKN kemudian diserahkan ke Panselnas untuk diolah/dirangking per formasi yang hasilnya kamipun juga harus menunggu.

Aku ga sabar menunggu, penasaran juga siapa nanti yang akan lulus CPNS. Malamnya setelah ujian CPNS selesai, aku buat perangkingan. Printout rangking per sesi sudah kami scan dan disimpan dalam format gambar. File gambar diconvert ke excel. Jadilah kolom-kolom excel terdiri dari no ujian, nama dan nilai. Untuk menyisipkan formasi yang dilamar, dilink dengan data pelamar yang kami miliki. Jadi deh. Akhirnya kami punya prediksi peserta yang lulus.

Kemarin kami terima hasil perangkingan per formasi dari Panselnas. Ternyata prediksi kami ada beberapa orang yang meleset. Prediksi kami mereka lulus, tetapi di rangking Panselnas tidak. Ternyata model perangkingan Panselnas berbeda.

Jadi begini… baru tahun ini setiap pelamar boleh melamar sampai 3 formasi selama kualifikasi pendidikan sesuai yang dipersyaratkan. Misalnya peserta bernama Dina, pendidikan S.1 Akuntansi formasi pilihan 1 Auditor, pilihan 2 Pengadministrasi Umum, pilihan 3 Pengadministrasi Keuangan. Score nilai 370.

versi kami :
– Formasi auditor hanya dibutuhkan 1 orang. Dina dengan score 370 di urutan ke 2. Sudah pasti Dina tidak lulus di formasi auditor.
– Formasi pengadministrasi umum dibutuhkan 3 orang. Dina dengan score 370 di urutan ke 1. Maka Dina dinyatakan lulus CPNS dengan formasi pengadministrasi umum.

versi Panselnas :
– Peserta yang memilih pilihan 1 diprioritaskan walaupun memiliki score lebih rendah dibanding peserta lain yang memilih sebagai pilihan 2 atau 3. Jadi… Diyah dengan score 370 tidak lulus auditor dan juga tidak lulus CPNS. Walaupun pengadministrasi umum Diyah di urutan pertama, tetapi formasi itu adalah pilihan 2. Selama peserta lain yang memilih pengadministrasi umum sebagai pilihan 1 memenuhi kuota, maka Diyah tidak punya kesempatan untuk lulus di formasi pilihan 2, begitu juga dengan pilihan 3.

Hehe bisa dibilang kami terlambat membaca peraturannya. Ketentuan tersebut ada di Peraturan Menpan RB Nomor 17 Tahun 2014 tentang Tambahan Alokasi Formasi dan Pengadaan CPNS Tahun 2014. Menurutku sih kalau ketentuannya seperti ini lebih baik dari awal pendaftaran tidak usah ada pilihan 2 dan seterusnya…
Kasian juga kalau ada peserta seperti si Dina. Semoga peserta yang belum lulus terutama yang bernasib sama seperti Dina diberi kesabaran dan hati yang legowo, semoga Allah memberikan pekerjaan yang jauh lebih baik. Insya Allah masih terbuka kesempatan untuk ikut seleksi CPNS di tahun-tahun mendatang, karena mereka masih muda-muda 🙂

Pengalaman Berhutang Dollar

Kebiasaan ngecek kurs dollar ternyata masih terbawa sampai sekarang. Kurs dollar saat ini masih di kisaran 12 ribu. Setiap melihat angka itu aku selalu bersyukur…Alhamdulillah kami segera membeli dollar saat itu…kalau kami tunda beberapa hari saja, mungkin sudah kena kurs dollar 12 ribu.

Keluargaku pinjam uang ke saudara sejumlah X rupiah untuk tambahan biaya membangun kamar kos. Berhubung udah ga punya modal lagi dan daripada pinjam ke bank pake bunga, akhirnya ayahku memutuskan untuk pinjam ke saudara dekat. Saudara dekat kami yang sangat baik hati itu akhirnya mentransfer X rupiah di bulan Februari 2014. Kami bilang akan melunasinya di bulan Juli 2014.

Juli 2014 uang belum bisa terkumpul. Kami segera menghubungi saudara kami, meminta maaf karena pelunasan tertunda. Dari hasil pembicaraan kami, ternyata saudara kami ingin uangnya kembali dalam bentuk dollar. Jadi uang yang dia pakai adalah uang dollarnya. Jadi waktu itu uangnya dollarnya ditukar rupiah dulu, baru ditransfer ke kami X rupiah. Untuk waktu pelunasan, saudara kami tidak mempermasalahkan. Santai saja katanya.

Pertanyaannya sekarang adalah…berapa kurs dollar bulan Februari lalu? Kata saudara kami 11.200, Jadi perhitungannya…X rupiah dibagi 11.200 = Y dollar. Mindset kami sudah berubah, yang tadinya berfikir X rupiah menjadi Y dollar. Ini pengalaman pertama kami berurusan dengan dollar. Kami tidak hanya berfikir bagaimana cara mengumpulkan uang secepatnya, tapi juga rajin memantau kurs dollar setiap hari. Tujuan kami satu : melunasi hutang secepatnya di saat yang tepat, maksudnya saat kurs dollar bisa kami tolerir.

Mengumpulkan uang dari gaji kami memang ga mungkin bisa segera lunas. Makanya untuk segera melunasinya kami berencana menjual mobil. Mobil satu-satunya yang kami miliki. Kalau laku, tenang deh…hutang lunas dan masih ada sisa untuk ditabung. Tapi setelah kami pikir-pikir… jangan sampai mobil dijual. Ayahku sudah lansia hidupnya harus nyaman. Saat-saat tertentu pastilah ayahku perlu pakai mobil, begitu pun anggota keluarga yang lain termasuk aku 🙂 Mobil banyak manfaatnya. Biarpun mobil kami bisa dibilang tidak muda lagi tapi insya Allah masih berfungsi dengan baik.

Mobil sebisa mungkin kami pertahankan, maka untuk menutupi hutang kami jual beberapa barang di rumah yang tidak terlalu bermanfaat tapi nilainya lumayan. Yamaha Electone, Jam Junghans, sampai anting-antingku 🙂 Yamaha Electone…jelas ga bermanfaat cuma jadi hiasan di ruang tengah selama bertahun-tahun. Jam Junghans… dulu dikasih orang dan kami bukan penggemar barang antik jadi lepas aja deh. Anting-antingku…ga papa lah ga pake anting-anting, toh ga kelihatan. Besok-besok kalau ada rejeki bisa beli lagi. Lagipula aku ga hobi pakai perhiasan. Yang penting hutang segera lunas titik.

Bertahap kami menukar rupiah ke dollar, pertama saat kurs dollar 11.615 dan tahap kedua saat kurs 11.710. Alhamdulillah akhir Agustus kami sudah pegang Y dollar 🙂 tinggal menunggu waktu kapan akan mengantar ke saudara kami. Saudara kami tidak punya rekening dollar jadi kami harus mengantar Y dollar sampai ke tangannya.

Alhamdulillah September 2014 Y dollar sudah kami antar dan diterima langsung oleh saudara kami. Tanda terima nya kami simpan. Ada saksi juga yang menyaksikan. Setelah berbulan-bulan dollar mengalihkan duniaku dan membuat hati tidak tenang, akhirnya urusan satu ini selesai juga. Legaaa rasanya 🙂 hutang ini sudah LUNAS.

Genggamlah Yang Peduli Padamu

(copy paste dari http://www.facebook.com/kata2hikmah.new)

Percayailah seseorang…
Yang mampu merasakan kesedihanmu dibalik senyumanmu…
Yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam…
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu…
Karena dialah yang akan bisa mengerti tentang dirimu…
Terkadang engkau harus berlari jauh agar engkau tahu siapa yang akan datang kepadamu…
Terkadang engkau harus berbicara pelan agar engkau tahu siapa yang masih mau mendengarkanmu…
Terkadang engkau harus melibatkan diri kedalam sebuah perbedaan agar engkau tahu siapa yang masih akan membelamu…
Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yang kurang tepat agar engkau tahu siapa yang akan menunjukkanmu keputusan yang benar…
Terkadang engkau harus melepaskan orang yang sangat engkau cintai agar engkau tahu apakah dia akan kembali setia di sisimu…
Sesungguhnya Ketika kita pergi bersembunyi hanyalah untuk ditemukan…
Ketika kita berjalan jauh hanyalah untuk melihat siapa yang masih setia mengikuti…
Ketika kita menangis agar kita tahu siapa yang dengan ikhlas menghapus air mata kita…
Dan dialah sebenarnya yang masih mempedulikan kita…

Kursus Bahasa Arab di Semarang

Majelis Ta’lim Al-Barokah
Jl. Tegal Sari Barat I No.12 Semarang
Telp. (024) 70252246, 081325888015, 081325914002
Website : http://majelis-albarokah.com/
Jadwal untuk putra : Senin – Sabtu, jam 19.45 – selesai
Jadwal untuk putri : ahad, Senin, Selasa, jam 16.00 – 17.00

Majelis Ta’lim Al-Badru
Jl. Cendana No. 5 Banyumanik Semarang
Telp. Ustadz Edy 087832500195
Gratis 🙂

Pesantren Ulul Absor
Jl. Karangrejo II No. 25 A Banyumanik Semarang
Telp. (024) 7462586

Majelis Ta’lim Al I’thisom
Jl. Tambakboyo Lor No. 6 Tlogosari Kulon
Telp. (024) 70412901

Lisanul Arab
Masjid Al-Ikhlas, Kompleks Bea Cukai Jl. Pandean Lamper 1
Telp. 05747420286

Mengetik Huruf Arab di Komputer

1. Start -> control panel -> pada clock,language and region pilih Change keyboards or other input methods

2. Klik change keyboards

3. Untuk menambah Arabic sebagai default input language klik add

4. Pilih Arabic (Saudi Arabia) -> beri tanda check pada keyboards -> pilih Arabic (101) -> ok

sebelum diklik ok, klik preview untuk melihat gambar keyboards arab lalu klik print screen untuk mengcopy gambar di Ms. word atau di paint. Cetak gambar tersebut untuk pedoman saat mengetik huruf arab.

5. Sekarang Arabic sudah masuk ke dalam Default Input Language kemudian pilih keyboard arabic (101) -> klik apply

6. Pastikan default input language sudah berubah menjadi Arabic dengan mengecek language bar pada windows. Kalau defaultnya English muncul kode EN, kalu Arabic kodenya AR. Untuk merubah dari AR ke EN atau sebaliknya, tinggal klik salah satunya.

7. Buka Ms. Word atau Ms. excel dan mulailah mengetik sambil melihat tampilan keyboards Arabic yang sudah diprint.

8. Untuk menambah tanda baca :
– Tekan shift + W = fathah tanwin
– Tekan shift + Q = fathah
– Tekan shift + S = kasroh tanwin
– Tekan shift + A = kasroh
– Tekan shift + R = dhomah tanwin
– Tekan shift + E = dhomah
– Tekan shift + X = sukun
– Tekan shift + ~ = tajwid tasydid

Mencatat Kosakata Al-Quran di Excel

Penggunaan Ms. Excel dimaksudkan agar lebih mudah dalam pengolahannya. Memudahkan pencarian, memudahkan pengelompokan jenis kata, bisa diurutkan, bisa difilter sesuai dengan kebutuhan.  Hasilnya nanti diharapkan bisa membantu kita untuk memahami bahasa Al-Quran.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Instal Al-Quran In Word. Klik Disini
2. Buka Ms. Word, Jalankan program Quran In Word
Pilih Add-Ins -> Al-Quran -> Get Arabic
Pilih surat dan ayat yang akan ditampilkan, pilih Unicode lalu klik OK
3. Siapkan Al-Quran dengan terjemahan per kata sebagai panduan.
4. Buka Ms. Excel . Siapkan header kolom yang terdiri antara lain:
kolom 1 : kata dasar dalam bahasa Indonesia
kolom 2 : kosakata dalam bahasa Indonesia
kolom 3 : kosakata dalam bahasa Arab
kolom 4 : keterangan
kolom bisa ditambah lagi sesuai kebutuhan.
5. Ketik kosakata dalam bahasa indonesia lalu copy paste bahasa arabnya dari Ms. Word tadi. Caranya blok tulisan arab yang telah muncul di Ms. Word lalu tekan Ctrl+C, tekan Ctrl+V pada cell Ms.Excel yang dituju. Hasilnya seperti gambar di bawah ini.
6. Jangan lupa sambil belajar ilmu nahwu sharof 
7. Terakhir yang paling penting adalah menghapalkan kosakata yang sudah dicatat. Itu yang paling susah.
***
Di atas tulisan arabnya hanya copy paste dari word ke excel, tapi jika ingin mengetik tulisan Arab, setting keyboard komputer harus dirubah dulu menjadi Arabic. Berikut ini caranya :
Start -> Control Panel -> Clock, Language, region -> Change keyboards -> drop down default input language kalau belum ada Arabic klik Add kemudian pilih Arabic keyboards -> OK
Klik 2x Arabic (101) untuk melihat layoutnya. Print gambar keyboard arab tersebut sebagai panduan mengetik dalam tulisan arab. Caranya tekan tombol Printscreen pada keyboard komputer lalu paste di word lalu print.
***
Referensi:  Al-Quran Per Kata, Belajar Bahasa Arab Yuk 

Ucapan Terima Kasih

Setahuku, setiap PNS sebenarnya dilarang menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa  pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan PNS yang bersangkutan.
Ada beberapa pendapat dari temanku mengenai hal ini  :
1. Ada temanku yang berpendapat tidak apa-apa menerima ucapan terima kasih. Toh kita tidak meminta. Yang tidak boleh itu kalau itu merupakan bentuk suap atau kita bermaksud mempersulit. Anggap pemberian itu adalah harta temuan jadi perlu dizakati 20% (kalau dalam bentuk uang).
2. Langsung menolak dan mengembalikannya. Kita menyelesaikan pekerjaan yang memang sudah menjadi kewajiban kita dan sudah menerima gaji untuk itu. Pihak yang dilayani tidak perlu memberi apapun karena memang sudah merupakan haknya untuk dilayani.
3. Tetap menerima karena takut menyinggung perasaan orang yang memberi. Tapi…semua yang diterima diserahkan kepada lembaga zakat untuk disalurkan kepada yang berhak. Sebelumnya beritahu lembaga zakat darimana asal usul uang tersebut supaya tidak salah dalam penggunaannya.
Pendapat mana yang terbaik? Hehe jawabannya tanya pak ustadz aja. Tapi memang, kebanyakan ucapan terimakasih itu didasari rasa pekewuh (rasa sungkan). Seperti pertanyaan salah satu temanku yang pernah mendapatkan pelayanan di sebuah instansi, “Menurutmu gimana aku perlu ngasih ke petugas itu ga? Aku ga mudeng soal begituan”  Hehe mungkin loh mungkin…para pihak yang dilayani itu berfikir jangan-jangan tanpa memberi ucapan terimakasih akan dinilai sebagai orang yang tidak tahu terimakasih dan untuk urusan-urusan berikutnya malah akan dipersulit.
Yah kita mulai dari diri sendiri dulu. Jika kita sebagai pihak yang melayani, yakinkan orang yang kita layani bahwa mereka tidak perlu memberikan sesuatu kepada kita karena memang itu sudah menjadi tugas kita. Kalau tetap dipaksa untuk menerima ya…tetap menolak dengan tegas. Kalau kita pernah sekali saja tegas menolak, insya Allah di lain waktu mereka tidak akan memberi ucapan terimakasih lagi 🙂
˙·•● Irila's Logo ●•·

.::|Ikatlah Ilmu dengan Tulisan (di Blog juga boleh..) : ) |::.

Galeri Siswa

parade karya siswa man 2 banjarnegara

A Rindu Istiqomah

Perempuan Di Jalan Hijrah

37degree

- bukan hujan yg harus disalahkan atau pelangi yg tak kunjung datang -

IrfanAndi|Blog

#belajar, hingga tetes embun terakhir

Catatan Seorang PN

Just another WordPress.com site

Forty and beyond

randomness of a woman

Try To Be Better

Tiada hari tanpa sebuah karya positif

Litle Notes

Nafas Ruhani Memberi Kesegaran Hati

Rindrianie's Blog

Just being me

Bunda Keisya

Just another WordPress.com weblog